Rini Amalia, Sri Melati Sagita, Intan Mutia, Ahmad Faisal
Universitas Indraprasta PGRI
Email : 61tamelati2013@gmail.com
Abstrak
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan instruktur dalam mengembangkan media pembelajaran interaktif menggunakan Microsoft PowerPoint pada anggota Resimen IV Demlat Korps Brimob Polri Kelapa Dua Cimanggis, Depok. Latar belakang kegiatan ini adalah masih terbatasnya penggunaan media pembelajaran yang interaktif, di mana proses pelatihan cenderung menggunakan metode ceramah dan buku sebagai sumber utama sehingga kurang menarik dan kurang efektif. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah workshop dengan pendekatan praktik langsung, meliputi pemberian materi dasar, demonstrasi, serta pendampingan dalam pembuatan aplikasi pembelajaran interaktif. Peserta terdiri dari staf Pengujian dan Pengembangan (Ujibang) serta staf Koordinator Instruktur (Korins). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta sangat antusias dalam mengikuti pelatihan dan mulai mampu mengembangkan media pembelajaran berbasis PowerPoint, meskipun masih terdapat keterbatasan pada sebagian peserta dalam penguasaan dasar komputer. Secara keseluruhan, pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan instruktur dalam menyajikan materi pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas proses pelatihan di lingkungan Brimob.
Kata kunci: media pembelajaran interaktif, Microsoft PowerPoint, e-learning, pelatihan instruktur, Brimob Polri
Abstract
This community service activity aims to improve instructors’ ability to develop interactive learning media using Microsoft PowerPoint for members of the IV Demlat Regiment of the Mobile Brigade Corps (Brimob) of the Indonesian National Police in Kelapa Dua, Cimanggis, Depok. The background of this activity is the limited use of interactive learning media, where the training process tends to rely on lecture methods and books as the main sources, making it less engaging and less effective. The implementation method used was a workshop with a hands-on practice approach, including the delivery of basic materials, demonstrations, and mentoring in developing interactive learning applications. Participants consisted of staff from the Testing and Development Unit (Ujibang) and the Instructor Coordinator Unit (Korins). The results showed that participants were highly enthusiastic in attending the training and began to be able to develop PowerPoint-based learning media, although some participants still had limitations in basic computer skills. Overall, this training succeeded in improving instructors’ understanding and skills in presenting more engaging and interactive learning materials, which is expected to enhance the quality of the training process within Brimob.
Keywords: interactive learning media, Microsoft PowerPoint, e-learning, instructor training, Brimob Polri
PENDAHULUAN
Demlat Korps Brimob Polri merupakan Demonstrasi dan Latihan Brigade Mobil atau sering disingkat Brimob adalah unit (Korps) tertua di dalam Kepolisian Republik Indonesia (Polri) karena mengawali pembentukan kepolisian Indonesia pada tahun 1945. Korps ini dikenal sebagai Korps Baret Biru Tua. Brimob termasuk satuan elit (pasukan khusus) dalam jajaran kesatuan Polri, Brimob juga tergolong ke dalam sebuah unit paramiliter ditinjau dari tanggung jawab dan lingkup tugas kepolisian.
Pelaksanaan pelatihan yang diselenggarakan meliputi kegiatan tatap muka di kelas, pelatihan di lapangan dan ujian dari materi pelatihan yang telah dilaksanakan. Sebagai Pusat Pelatihan, kualitas seorang instruktur/ pelatih merupakan salah satu nilai tambah bagi Demlat Korps Brimob Polri untuk mampu memberikan pelatihan sehingga menghasilkan anggota Brimob yang terlatih. Instruktur / pelatih memiliki peranan penting dalam terciptanya budaya belajar / pelatihan yang terampil, praktis serta mampu mengikuti perkembangan jaman. Materi ajar merupakan salah satu alat bagi Demlat Korps Brimob Polri untuk melakukan proses belajar/ pelatihan.
Dari hasil observasi awal yang dilakukan tim pengusul sebelum dilaksanakan tindakan pada proses pembelajaran / pelatihan bagi anggota Korps Brimob Polri, instruktur sebagai penyampai materi pada saat mengajar di ruang kelas tidak menggunakan media dan menyampaikan materi belum dilakukan secara maksimal dalam menggunakan alat-alat pendukung yang sebenarnya sudah ada, sedangkan buku referensi digunakan sebagai satu-satunya sumber dalam menyampaikan materi. Instruktur juga tidak menggunakan metode atau pun media yang memungkinkan materi pelatihan dapat disampaikan secara lebih optimal dalam meningkatkan aktivitas anggota pelatihan pada kegiatan belajar/ pelatihan. Keadaan ini tentu saja mempengaruhi minat maupun aktivitas anggota itu sendiri. Tidak dapat dipungkiri bahwa anggota sudah terbiasa dengan metode pembelajaran yang digunakan oleh instruktur selama ini. Pembelajaran yang hanya mengutamakan buku sumber dan metode ceramah di ruang kelas saja memberikan kesan bahwa pelatihan merupakan kegiatan yang kurang menarik dan kurang bermakna. Melihat kenyataan tersebut maka instruktur dituntut untuk mengembangkan satu model pembelajaran / pelatihan yang melibatkan anggota pelatihan secara aktif dalam kegiatan pembelajaran / pelatihan. Oleh karena itu tim pelaksana mengusulkan menggunakan salah satu model pembelajaran adalah dengan media komputer berbasis Microsoft Power Point.
METODE PELAKSANAAN
Tempat dan Waktu Pelaksanaan
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada Resimen IV Demlat Korps Brimob Polri , Jl. Akses UI Kelapa Dua Cimanggis Depok 16451. Diikuti oleh staf Pengujian dan Pengembangan (Ujibang) sebanyak 20 peserta dan staf Koordinator Instruktur (Korins) sebanyak 20 peserta. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 6 Desember 2016 dan 13 Desember 2016.
Metode Pelaksanaan
Berikut akan disampaikan metode yang telah ditempuh dalam pelaksanaan program pengabdian masyarakat (IbM). Implementasi e-learning sebagai media pembelajaran interaktif menggunakan Microsoft Power Point diselenggarakan di staf Pengujian dan Pengembangan (Ujibang) dan staf Koordinator Instruktur (Korins) Resimen IV Demlat Korps Brimob Polri Kelapa Dua Cimanggis Depok dengan menggunakan pendekatan workshop. Pendekatan ini memungkinkan para peserta untuk mempraktikkan langsung materi pelatihan yang diberikan oleh tim pelaksana dari UNINDRA. Dalam kesempatan tersebut para peserta pelatihan (Instruktur staf Ujibang dan staf Korins) mempelajari dan mendapat pendampingan secara intensif mengenai cara-cara menggunakan Microsoft Power Point.
Microsoft PowerPoint berfungsi sebagai media Presentasi para instruktur dalam pemberian pembelajaran / pelatihan bagi peserta didik..Para instruktur dapat membuat bahan pembelajaran dengan Microsoft Power Point dengan bentuk Interaktif dan Menarik. Didalam Microsoft Power Point disediakan Slide – Slide yang mana setiap Slide dapat diisi dengan materi pembelajaran yang hendak disampaikan.Oleh karenanya dalam pelatihan ini akan digunakan Microsoft Office Power Point sebagai software utama dalam pelatihan ini. Pemilihan Microsoft Power Point sebagai software utama adalah karena pengoperasiannya mudah dan relatif mudah diakses oleh masyarakat. Fasilitas-fasilitas yang dimiliki oleh Microsoft Power Point pun sudah dikembangkan sedemikian rupa sehingga lebih mudah untuk digunakan untuk membuat materi ajar yang menarik.
Pelaksanaannya adalah sebagai berikut: 1. Tim pelaksana memberikan pengetahuan dasar mengenai Microsoft Power Point 2. Tim pelaksana memberikan contoh produk yang dibuat dalam Microsoft Power Point 3. Tim pelaksana menjelaskan langkah-langkah kerja dalam pembuatan produk kepada peserta pelatihan. 4. Tim pelaksana meminta peserta pelatihan untuk melakukan langkah-langkah yang telah dicontohkan 5. Tim pelaksana melakukan pendampingan kepada seluruh peserta pada saat membuat produk.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Kegiatan sosialisasi dan wawancara
kegiatan sosialisasi dan wawancara secara lisan kepada stock holder dalam hal ini instruktur / pelatih di staf Pengujian dan Pengembangan (Ujibang) dan staf Koordinator Instruktur (Korins) Resimen IV Demlat Korps Brimob Polri Kelapa Dua Cimanggis, Depok diperoleh informasi kegiatan pembelajaran dan pelatihan bagi anggota Resimen IV Demlat masih dilakukan secara manual dan bertahap sehingga setiap kegiatan pelatihan membutuhkan waktu proses yang cukup lama sehingga dianggap perlu untuk menerapkan e-learning yang merupakan media pembelajaran interaktif yang memiliki nilai efektifitas dan efisiensi yang tinggi dan dianggap mampu memberikan kontribusi yang tinggi dalam kegiatan pembelajaran dan pelatihan bagi anggota Resimen IV Demlat Korps Brimob Polri. Oleh karena itu disepakati jenis media pembelajaran yang dibutuhkan oleh instruktur / pelatih adalah media pembelajaran interaktif menggunakan Microsoft Power Point.
Gambar 1 Lokasi Pelatihan
Menyiapkan Peralatan Kegiatan
Dari hasil wawancara di awal, tim pelaksana menyiapkan materi pelatihan dengan memperhatikan usulan dari pihak Brimob atau sesuai kebutuhan instruktur / pelatih. Materi yang diberikan dalam pelatihan adalah media pembelajaran interaktif menggunakan Microsoft Power Point.
Gambar 2 Persiapan Perangkat Pelatihan
Pelaksanaan Kegiatan
Pada pelaksaan kegiatan tim memberikan pengetahuan dasar tentang pembelajaran interaktif, pengetahuan dasar Microsoft Power Point kemudian melakukan implementasi e-learning sebagai media pembelajaran interaktif menggunakan Microsoft Power Point pada staf Pengujian dan Pengembangan (Ujibang) dan staf Koordinasi Instruktur (Korins) Resimen IV Demlat Korps Brimob Polri Kelapa Dua Cimanggis, Depok. Tim Pelaksana memberikan contoh pembuatan aplikasi pembelajaran interaktif menggunakan Microsoft Power Point seperti pembuatan slide master, penambahan gambar dan video, import excel, penambahan animasi dan transisi pada teks dan gambar, penambahan hyperlink, dan penambahan animasi bergerak. Para peserta pelatihan mencoba mempraktekan materi yang sudah diberikan dengan di dampingi oleh tim pelaksana. Pemberian materi dijelaskan langkah demi langkah, diikuti atau dipraktekan langsung oleh peserta pelatihan. Pelatihan berjalan dengan baik sampai dengan langkah pembuatan aplikasi yang terakhir. Kemudian pada sesi berikutnya para peserta pelatihan diminta membuat aplikasi sendiri sesuai dengan kemampuang masing-masing. Pada sesi pembuatan aplikasi sendiri, tidak semua peserta bisa menyelesaikan dengan sempurna. Hanya beberapa peserta yang dapat menyelesaikan dengan baik.
Gambar 3 Peserta Pelatihan
Evaluasi Kegiatan
Evaluasi kegiatan dilakukan evaluasi keseluruhan proses kegiatan IbM, mencakup mengevaluasi kelebihan dan kekurangan dari produk aplikasi pembelajaran interaktif menggunakan Microsoft power point yang telah dibuat oleh peserta pelatihan. Secara keseluruhan tidak ada kendala yang berarti, dalam pelaksanaan para peserta pelatihan sangat antusias dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan. Dan pada saat mencoba membuat aplikasi, masih banyak yang belum mengetahui dasar-dasar penggunaan komputer dan penggunanan Microsoft Power point.. Dibutuhkan kesabaran dalam menjelaskan materi dan dalam pembuatan aplikasi pembelajaran menggunakan Microsoft power point. Akan tetapi ada beberapa peserta pelatihan yang sudah menguasai Microsoft power point dan mampu membuat kembali aplikasi sesuai kemampuannya.
Gambar 4 Tim Pelaksana dan Peserta Pelatihan
SIMPULAN
Pada Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada staf Pengembangan dan Pengujian (Ujibang) dan staf Koordinasi Instruktur (Korins) Resimen IV Demlat Korps Brimob Polri Kelapa Dua Depok dapat dilaksanakan dengan baik. Para peserta sangat antusias dalam melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yang diberikan oleh tim. Dengan kegiatan pelatihan ini, para instruktur dapat menggunakan produk aplikasi pembelajaran interaktif dalam proses pembelajaran / pelatihan kepada peserta didik dan membantu peningkatan mutu instruktur dalam penyajian materi. Luaran pengabdian masyarakat dalam bentuk modul media pembelajaran interaktif menggunakan Microsoft Power Point dapat digunakan secara umum atau bagi staf Pengembangan dan Pengujian (Ujibang) dan staf Koordinasi dan instruktur (Korins) Resimen IV Demlat Korps Brimob Polri Kelapa Dua Depok.
REFERENSI
Abdul Kadir. (2011). PowerPoint 2010 for Teen. Yogyakarta: CV Andi Offset.
Allen, Michael. (2013). Michael Allen’s Guide to E-Learning. Canada: John Wiley & Sons.
Arsyad, Azhar. (2007). Learning Media. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
England, Elaine, & Finney, Andy. (2002). Interactive Media – What’s That? Who’s Involved? Interactive Media UK, ATSF.
Enterprise, J. (2010). Complete Guide to PowerPoint 2010. Jakarta: Elex Media Komputindo.
Heinich, R., et al. (1996). Instructional Media and Technology for Learning. New Jersey: Prentice Hall, Englewood Cliffs.
Wahono, Romi Satria. Introduction to E-Learning and Its Development. Retrieved from http://ilmukomputer.org (accessed May 25, 2016).
Soekartawi. (2003). Basic Principles of E-Learning: Theory and Its Application in Indonesia. Jurnal Teknodik, Issue No. 12/VII/October/2003, 28–43.
Warsita, Bambang. (2008). Learning Technology: Foundations and Applications. Jakarta: Rineka.
No comments:
Post a Comment