The Influence of Promotion on Purchasing Decisions on E-Commerce Platforms Among Students of Patompo University
Abstrak
Penelitian ini
bertujuan menganalisis pengaruh promosi terhadap keputusan pembelian pada
platform e-commerce mahasiswa FKIP Universitas Patompo. Metode yang digunakan
adalah pendekatan kuantitatif dengan survei kuesioner terhadap 60 responden.
Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi sederhana dengan
bantuan SPSS. Hasil deskriptif menunjukkan bahwa promosi dan keputusan pembelian
berada pada kategori sedang hingga tinggi. Persamaan regresi yang diperoleh
adalah Y = 5,642 + 0,766 X, dengan nilai koefisien regresi positif sebesar
0,766. Uji t menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (<0,05), yang berarti
promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Nilai
korelasi (R) sebesar 0,608 menunjukkan hubungan positif yang cukup kuat,
sedangkan nilai determinasi (R²) sebesar 0,369 menunjukkan bahwa promosi
menjelaskan 36,9% variasi keputusan pembelian, sementara sisanya dipengaruhi
faktor lain di luar penelitian. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa
promosi berperan penting dalam mendorong keputusan pembelian mahasiswa pada
platform e-commerce. Temuan ini mendukung teori Kotler & Keller serta
sejalan dengan penelitian terdahulu mengenai pentingnya promosi digital dalam
perilaku konsumen.
Kata Kunci: Promosi, Keputusan Pembelian, E-Commerce, Mahasiswa
Abstract
This
study aims to analyze the effect of promotion on purchasing decisions on the
e-commerce platform among FKIP Universitas Patompo students. The research
employed a quantitative approach using a questionnaire survey with 60
respondents. Data were analyzed using descriptive statistics and simple
regression with the assistance of SPSS. The descriptive results indicate that
both promotion and purchasing decisions fall into the medium to high category.
The regression equation obtained was Y=5.642+0.766XY =
5.642 + 0.766XY=5.642+0.766X,
with a positive regression coefficient of 0.766. The t-test produced a
significance value of 0.000 (<0.05), indicating that promotion has a
positive and significant effect on purchasing decisions. The correlation
coefficient (R) of 0.608 shows a moderately strong positive relationship, while
the coefficient of determination (R²) of 0.369 indicates that promotion
explains 36.9% of the variation in purchasing decisions, while the remaining
63.1% is influenced by other factors beyond this study. The findings conclude
that promotion plays an important role in encouraging students’ purchasing
decisions on the e-commerce platform. These results support Kotler and Keller’s
theory and are consistent with previous research regarding the importance of
digital promotion in consumer behavior.
Keywords: Promotion, Purchasing Decision, E-Commerce, Students
PENDAHULUAN
Teknologi internet telah banyak berdampak besar bagi
segala aspek salah satunya perkembangan bisnis dan pemasaran. Indonesia
termasuk dalam jajaran sepuluh negara dengan jumlah pemakai internet terbanyak
di dunia (Jayani, 2019). Sejalan dengan hal tersebut mulai tercipta berbagai
peluang bisnis yang relatif baru dimana sebagian besar transaksi bisnis
dilakukan secara elektronik atau istilah yang biasa dikenal yaitu e-commerce.
Perkembangan
teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek
kehidupan, termasuk dalam dunia perdagangan. Salah satu perubahan besar yang
terjadi adalah munculnya platform e-commerce yang memungkinkan transaksi
jual beli dilakukan secara online. Platform e-commerce telah menjadi
salah satu sarana utama bagi konsumen, khususnya generasi muda, dalam memenuhi
berbagai kebutuhan mereka. Dalam konteks ini menjadi salah satu segmen pasar
yang sangat potensial bagi platform e-commerce.
e-commerce mencakup berbagai aspek, termasuk
perilaku konsumen, model bisnis, dan teknologi. Menurut Laudon dan Traver
(2021), e-commerce tidak hanya tentang transaksi jual beli, tetapi juga
tentang pengalaman pen`ting dalam terbentuknya perilaku pembelian (Kotler,
Philip & Keller, 2009).
Terdapat
beberapa faktor yang menjadi pertimbangan bagi konsumen saat memilih untuk
melakukan pembelanjaan suatu produk melalui e-commerce. Faktor yang sangat
penting adalah faktor kemudahan penggunaan aplikasi, konsumen dan penjual akan
melakukan pertukaran informasi secara online melalui aplikasi. Kemudahan
didefinisikan sebagai sejauh mana seseorang percaya bahwa menggunakan suatu
teknologi akan bebas dari usaha. Konsumen akan berbelanja online ketika mereka
mendapatkan kemudahan berbelanja dan kepastian produk yang mereka butuhkan
(Prathama & Sahetapy, 2019).
Tabel 1. Pembelian Konsumen Berdasarkan E-Commerce
|
e-commerce |
Konsumen |
Persen
(%) |
|
Shopee |
32 |
53,3 |
|
Tiktok |
20 |
33,3 |
|
Lazada |
4 |
6,7 |
|
Tokopedia |
4 |
6,7 |
|
Jumlah |
60 |
100 |
Sumber: Data diolah, 2024.
Berdasarkan pada tabel diatas menunjukkan bahwa
konsumen dengan menggunakan e-commerce shopee sebanyak 32 orang atau 53,3%,
tiktok sebanyak 20 orang atau 33,3%, sedangkan Lazada dan Tokopedia sebanyak 4
orang atau 6,7%. e-commerce shopee menjadi daya tarik konsumen untuk menjadi salah
satu pilihan dalam melakukan belanja online dipengaruhii karena adanya promosi
yang menarik dan gratis ongkir serta kemudahan pembayaran.
Berdasarkan latar belakang, peneliti ingin melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh promosi Terhadap keputusan pembelian Platform E-Commerce pada mahasiswa FKIP Universitas Patompo.
METODE PENELITIAN
Penelitian
ini merupakan penelitian eksplanatori (explanatory research). Menurut
sugiono (2017), explanatory research merupkan metode penelitian yang
bermaksud menjelaskan kedudukan variabel-variabel yang diteliti serta pengaruh
antara variabel yang satu dengan variabel lainnya.
Penelitian
ini di lakukan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian
terhadap mahasiswa FKIP Universitas Patompo di kota makassar dan penelitian ini
di lakukan pada pengguna shopee yang ada di lingkungan kampus FKIP Universitas
Patompo.
Variabel penelitian ini terdiri dari dua variabel yaitu
variabel bebas (x) dan variabel terikat (y). Adapun yang menjadi variabel (x)
adalah promosi dan yang menjadi variabel (y) adalah keputusan pembelian.
Populasi pada peneltian ini yaitu mahasiswa aktif FKIP
pada angkatan 2021/2022 sebanyak 118 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam
penelitian ini adalah purposive sampling. Definisi teknik, purposive
sampling menurut Arikunto (2018) merupakan teknik pengambilan sampel dengan
pertimbangan tertentu mahasiswa aktif, punya akun di aplikasi shopee,
perna belanja. Adapun sampel dalam penelitian ini yaitu 60 orang. Data dalam
penelitian ini dikumpulakn melalui penyebaran kuesioner dan dokumentasi.
Analisis data yang digunakan terdiri dari analisis uji instrument penelitian,
uji statistika deskriptif, dan analisis uji regresi.
HASIL
Penelitian
ini menggunakan uji analisis regresi linear sederhana untuk memprediksi
seberapa besar pengaruh Promosi terhadapzkeputusan pembelian Platform
E-commerce Shopee. Analisis ini menggunakan data berdasarkan kuesioner yang
dibagikan. Perhitungan uji ini dilakukan dengan bantuan SPSS. Adapun hasil dari
uji analisis regresi linear sederhana dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel 2 analisis regresi
sederhana
|
Coefficientsa |
||||||
|
Model |
Unstandardized Coefficients |
Standardized Coefficients |
t |
Sig. |
||
|
B |
Std. Error |
Beta |
||||
|
1 |
(Constant) |
5.642 |
3.726 |
|
1.514 |
.135 |
|
Promosi |
.766 |
.131 |
.608 |
5.827 |
.000 |
|
|
a. Dependent
Variable: Keputusan.Pembelian |
||||||
Sumber: Olah data SPSS, 2025
Berdasarkan
hasil analisis regresi sederhana, diperoleh persamaan regresi Y = 5,642 + 0,766 X. Persamaan ini
menunjukkan bahwa konstanta sebesar 5,642 mengindikasikan apabila variabel
promosi dianggap tidak ada atau bernilai nol, maka keputusan pembelian tetap
berada pada angka 5,642. Sementara itu, koefisien regresi sebesar 0,766
bernilai positif, yang berarti setiap peningkatan satu satuan pada promosi akan
meningkatkan keputusan pembelian mahasiswa sebesar 0,766. Dengan demikian,
promosi terbukti memiliki pengaruh yang positif terhadap keputusan pembelian
mahasiswa FKIP Universitas Patompo. Nilai signifikansi uji t sebesar 0,000
(< 0,05) memperkuat hasil ini, sehingga dapat disimpulkan bahwa promosi
berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian pada platform e-commerce.
Artinya, semakin baik strategi promosi yang dilakukan, semakin tinggi pula
kecenderungan mahasiswa dalam melakukan pembelian.
Untuk
mengetahui keeratan hubungan antara variabel Promosi dengan
variabel Keputusan Pembelian serta seberapa besar kontribusi
promosi dalam menjelaskan variasi keputusan pembelian, dilakukan analisis uji
koefisien korelasi (R) dan koefisien determinasi (R²). Hasil perhitungan tersebut
dapat dilihat pada Tabel berikut:
Tabel 3 Hasil Uji Koefisien Korelasi dan Dterminasi
|
Model Summary |
||||
|
Model |
R |
R Square |
Adjusted R Square |
Std. Error of the Estimate |
|
1 |
.608a |
.369 |
.358 |
3.94849 |
|
a.
Predictors: (Constant), Promosi |
||||
Sumber: Olah
Data SPSS, 2025
Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai koefisien
korelasi (R) sebesar 0,608. Nilai ini berada pada kategori sedang hingga kuat,
yang berarti terdapat hubungan positif yang cukup kuat antara promosi dengan
keputusan pembelian pada platform e-commerce. Dengan kata lain, semakin baik
promosi yang dilakukan, maka semakin tinggi pula keputusan pembelian mahasiswa
FKIP Universitas Patompo.
Selanjutnya, nilai koefisien determinasi (R²)
sebesar 0,369 atau 36,9%. Hal ini berarti bahwa sebesar 36,9% variasi dalam
keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh variabel promosi. Sementara itu,
sisanya sebesar 63,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel promosi,
seperti kualitas produk, harga, kepercayaan terhadap platform, ulasan konsumen,
maupun faktor kebutuhan pribadi mahasiswa.
Dengan demikian, uji korelasi dan determinasi
menunjukkan bahwa promosi memiliki peranan penting dalam memengaruhi keputusan
pembelian, meskipun bukan satu-satunya faktor yang menentukan.
PEMBAHASAN
Berdasarkan hasil analisis
deskriptif, variabel Promosi menunjukkan bahwa mayoritas
mahasiswa FKIP Universitas Patompo menilai promosi pada platform e-commerce
berada pada kategori sedang hingga tinggi. Hal ini
terlihat dari distribusi kecenderungan skor, di mana sebagian besar responden
menilai promosi cukup efektif dalam menyampaikan informasi, meningkatkan
kesadaran merek, serta membentuk persepsi positif terhadap produk yang
dipasarkan melalui media digital. Demikian pula, variabel Keputusan
Pembelian juga cenderung berada pada kategori sedang hingga
tinggi, yang berarti mahasiswa dalam mengambil keputusan
pembelian mempertimbangkan aspek promosi yang diterima, baik melalui media
sosial, iklan digital, maupun kampanye penjualan langsung. Gambaran deskriptif
ini menegaskan bahwa promosi dan keputusan pembelian pada mahasiswa FKIP
Universitas Patompo relatif baik, meskipun belum maksimal untuk mencapai
kategori sangat tinggi.
Hasil pengujian regresi sederhana
menunjukkan bahwa promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan
pembelian mahasiswa. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y
= 5,642 + 0,766 X dengan koefisien regresi sebesar 0,766. Hal ini
berarti setiap peningkatan satu satuan promosi akan meningkatkan keputusan
pembelian mahasiswa sebesar 0,766. Nilai t hitung sebesar 5,827 dengan
signifikansi 0,000 (<0,05) memperkuat bukti bahwa promosi merupakan
faktor yang signifikan dalam memengaruhi keputusan pembelian pada platform e-commerce.
Uji koefisien korelasi menghasilkan
nilai R = 0,608, yang menunjukkan adanya hubungan
positif dengan tingkat keeratan sedang hingga kuat antara promosi dengan
keputusan pembelian. Selanjutnya, nilai koefisien determinasi R² =
0,369 menunjukkan bahwa promosi mampu menjelaskan sebesar 36,9%
variasi keputusan pembelian, sementara 63,1% sisanya dipengaruhi oleh faktor
lain di luar promosi, seperti kualitas produk, harga, kepercayaan konsumen,
ulasan pelanggan, dan keamanan transaksi.
Hasil penelitian ini sejalan dengan
teori yang dikemukakan oleh Kotler dan Keller (2016) yang
menyatakan bahwa promosi merupakan salah satu elemen bauran pemasaran
(marketing mix) yang berfungsi untuk menginformasikan, membujuk, dan
mengingatkan konsumen terhadap suatu produk atau jasa. Promosi yang efektif
dapat membangun kesadaran merek (brand awareness), memperkuat persepsi merek,
serta meningkatkan keputusan pembelian konsumen. Dengan demikian, temuan
penelitian ini memperkuat konsep bahwa promosi berperan strategis dalam
memengaruhi perilaku konsumen.
Secara empiris, hasil penelitian ini
konsisten dengan temuan Rahmawati (2020) yang
menunjukkan bahwa promosi digital berpengaruh signifikan terhadap keputusan
pembelian konsumen pada marketplace di Indonesia. Penelitian Putra dan
Sari (2021) juga menemukan bahwa semakin intensif promosi
dilakukan melalui media sosial, semakin tinggi pula minat dan keputusan
pembelian mahasiswa terhadap produk di platform e-commerce. Selain itu,
penelitian Pratama (2021) pada pengguna Shopee di Yogyakarta
menunjukkan bahwa promosi melalui flash sale dan gratis ongkir secara
signifikan memengaruhi keputusan pembelian. Begitu pula dengan penelitian Nurhayati
& Lestari (2022) yang menyatakan bahwa promosi digital memberikan
kontribusi yang besar terhadap peningkatan penjualan dan keputusan pembelian di
kalangan generasi muda.
Dengan mengacu pada hasil penelitian ini dan didukung teori serta penelitian terdahulu, dapat disimpulkan bahwa promosi yang dilakukan melalui platform e-commerce memiliki pengaruh nyata terhadap keputusan pembelian mahasiswa FKIP Universitas Patompo. Promosi yang tepat dapat meningkatkan kesadaran merek, membentuk persepsi positif, dan mendorong mahasiswa untuk melakukan pembelian. Namun demikian, mengingat masih terdapat 63,1% variasi keputusan pembelian yang dipengaruhi faktor lain, maka promosi sebaiknya dipadukan dengan strategi pemasaran lainnya seperti peningkatan kualitas produk, strategi harga yang kompetitif, layanan purna jual, serta jaminan keamanan transaksi. Hal ini penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperkuat loyalitas pelanggan dalam jangka panjang.
SIMPULAN
Berdasarkan
hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan mengenai pengaruh promosi
terhadap keputusan pembelian pada platform e-commerce Shopee terhadap
mahasiswa FKIP Universitas Patompo, maka dapat diambil beberapa kesimpulan
sebagai berikut:
1.
Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan
bahwa promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian,
yang ditunjukkan dengan persamaan regresi Y=5,642+0,766XY = 5,642 +
0,766XY=5,642+0,766X. Nilai koefisien regresi sebesar 0,766 berarti setiap
peningkatan satu satuan promosi akan meningkatkan keputusan pembelian sebesar
0,766.
2.
Nilai koefisien korelasi (R = 0,608) menunjukkan
adanya hubungan positif yang cukup kuat antara promosi dengan keputusan
pembelian. Sementara itu, koefisien determinasi (R² = 0,369) menunjukkan bahwa
sebesar 36,9% variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh promosi,
sedangkan sisanya 63,1% dipengaruhi oleh faktor lain seperti harga, kualitas
produk, ulasan pelanggan, dan keamanan transaksi.
SARAN
Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa
saran yang dapat dijadikan rekomendasi bagi berbagai pihak terkait:
a. Bagi pelaku e-commerce
Perlu meningkatkan variasi promosi (diskon,
gratis ongkir, flash sale) dan memperkuat promosi digital di media sosial agar
lebih menarik minat mahasiswa.
b. Bagi mahasiswa sebagai konsumen
Disarankan lebih selektif dalam merespons promosi
dengan mempertimbangkan kualitas produk dan ulasan pembeli lain.
c. Bagi peneliti selanjutnya
Dapat menambahkan variabel lain seperti harga,
kualitas produk, dan kepercayaan konsumen agar penelitian lebih komprehensif.
REFERENSI
Arikunto, S. (2018). Prosedur penelitian: Suatu
pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Jayani,
D. H. (2019). Indonesia masuk 10 besar pengguna internet terbesar di dunia. Databoks
Katadata. https://databoks.katadata.co.id
Kotler, P., & Keller, K. L. (2009). Manajemen
pemasaran (Edisi 13). Jakarta: Erlangga.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing
management (15th ed.). Pearson Education.
Laudon,
K. C., & Traver, C. G. (2021). E-commerce: Business, technology, and
society (16th ed.). Pearson.
Nurhayati,
S., & Lestari, R. (2022). Pengaruh promosi digital terhadap keputusan
pembelian generasi muda pada marketplace. Jurnal Manajemen dan Bisnis
Indonesia, 8(2), 145–156.
Pratama,
A. (2021). Pengaruh flash sale dan gratis ongkir terhadap keputusan pembelian
pada pengguna Shopee di Yogyakarta. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 14(1),
89–98.
Prathama,
A., & Sahetapy, W. L. (2019). Pengaruh kemudahan penggunaan aplikasi dan
promosi terhadap keputusan pembelian online. Jurnal Manajemen Pemasaran, 13(2),
101–110.
Putra,
R., & Sari, D. (2021). Pengaruh promosi media sosial terhadap keputusan
pembelian mahasiswa pada marketplace. Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan, 21(3),
215–224.
Rahmawati,
D. (2020). Pengaruh promosi digital terhadap keputusan pembelian konsumen pada
marketplace di Indonesia. Jurnal Riset Manajemen, 9(2), 120–132.
Sugiyono.
(2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung:
Alfabeta.
Undang-Undang
Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.
Nanggroe : Jurnal Pengabdian Cendikia
Volume 4, Nomor 10, January 2026, P. 275-280
Licenced by CC BY-SA 4.0
e-ISSN: 2986-7002
DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.18780782
No comments
Post a Comment