Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Volume
3, Nomor 12, January 2026, P. 767-771
E-ISSN:
2986-6340
DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.18665623
The Influence of the Marketing Mix on Buccheri Products at the Buccheri Store in Medan Mall
Khaira Rizfia Fahrudin
Universitas Dharmawangsa Medan
Email : tanyakhaira@gmail.com
Abstrak
Penelitian
ini dilakukan pada toko Buccheri Medan Mall berlokasi di Jalan M.T Haryono No
8. Sedangkan waktu penelitian yang dilakukan penulis dimulai dari bulan
November 2025 sampai dengan bulan Januari tahun 2026. Adapun Jenis data yang
digunakan dalam penelitian ini adalah terdiri dari data primer dan data
sekunder dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang. Pengambilan sampel dilakukan
dengan menggunakan metode slovin. Sedangkan untuk mengetahui atau menganalisis
variabel X peneliti menyebarkan koesioner kepada para konsumen prodak buccheri
menggunakan metode accidental sampling,dan wawancara kepada pihak manajemen
buccheri,dan juga meggunakan perangkat SPSS untuk menguji validitas dan
realibilitasnya suatu pertanyaan dan jaawaban dalam penelitian ini. Berdasarkan
hasil penelitian ini adalah di peroleh bahwasanya , dari pertanyaan yang
menyatakan setuju dan sangat setuju dari prodak harga,promosi dan tempat
memdapatkan tanggapan yang baik dari para konsumen,yaitu terbukti dari
rata-rata jawaban seputaran produk sebesar77,0%. Kemudian dari pertanyaan harga
rata-rata menyatakan sebesar 74,0% . lalu dari pertanyaan promosi jawaban
rata-rata setuju dan sangat setuju berjumlah71,0% dan tempat sebesar 74,0%.
dari analisis yang dilakukan atau yang diamati disimpulkan bahwa manajemen dari
Buccheri telah menjalan dengan baik dari konsep marketing mix yang dapat
dilihat dari signifikannya atau tingginya respon dari responden yang menyatakan
setuju dan sangat setuju atas pertanyaan. Oleh karna itu, meski demikian pihak
Buccheri harus tetap mempertahankan tentang produk, harga, promosi dan tempat
agar lebih baik dan lebih memaksimalkan lagi bila ada indikator-indikator yang
masih belum maksimal dalam pelaksanaannya, agar tercapainya misi dan visi
perusahaan agar lebih maju dan terus maju dimasa yang akan datang.
Kata kunci: Penjualan,
produk, harga, promosi, place
Abstract
This research was conducted at the Buccheri store
located in Medan Mall, Jalan M.T. Haryono No. 8. The study was carried out from
November 2025 to January 2026. The types of data used in this research
consisted of primary and secondary data, with a total sample of 100
respondents. The sampling technique used was the Slovin method. To analyze
variable X, the researcher distributed questionnaires to Buccheri product
consumers using the accidental sampling method, conducted interviews with
Buccheri management, and utilized SPSS software to test the validity and
reliability of the questions and answers in this study. Based on the research
results, it was found that the statements receiving “agree” and “strongly
agree” responses regarding product, price, promotion, and place were positively
evaluated by consumers. This is evidenced by the average response rate for
product at 77.0%. The average response for price was 74.0%. For promotion, the
average “agree” and “strongly agree” responses amounted to 71.0%, and for
place, 74.0%. From the analysis conducted, it can be concluded that the
management of Buccheri has implemented the marketing mix concept effectively,
as reflected in the significant and high level of agreement among respondents.
Therefore, although the results are positive, Buccheri should continue to
maintain and further improve its product, price, promotion, and place
strategies, especially by optimizing any indicators that are not yet fully
maximized, in order to achieve the company’s vision and mission and ensure
sustainable growth in the future.
Keywords: Sales, product, price, promotion, place
PENDAHULUAN
Pada
umumnya penetapan strategi pemasaran didasarkan pada pertimbangan bahwa jenis
strategi pemasaran yang digunakan adalah strategi marketing mix, antara lain:
produk, harga, promosi dan place (saluran distribusi), yang mana bertujuan
mendapatkan peluang pasar yang lebih luas, yang pada akhirnya mendapatkan atau
berpengaruh pada laba yang lebih besar. Dalam kaitannya dengan uraian tersebut
di atas maka salah satu langkah strategis yang dilakukan oleh perusahaan adalah
menyusun suatu rencana yang komprehensif dan menyeluruh, disertai dengan
berbagai kebijaksanaan untuk dijadikan sebagai pedoman dalam
mengimplementasikan atau mewujudkan rencana. Penyusunan rencana komprehensif
yang dimaksud atau corporate planning bertujuan agar setiap pengambilan
keputusan tidak didasarkan pada Interprestasi tersendiri dari bagian atau
departemennya, tetapi harus berdasarkan pada rencana yang sifatnya menyeluruh.
Untuk mengembangkan produk suatu perusahaan, selain membenahi faktor-faktor
produksi, tindakan pemasaran sangat berperan di dalamnya, sehingga melalui
pengembangan produknya tujuan yang ingin dicapai dapat sesuai dengan rencana
yang telah ditetapkan, dan ada kesesuaian dengan keadaan pasar.
Produk yang dihasilkan oleh suatu perusahaan, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen, atau harga yang ditetapkan dapat memenuhi harapan konsumen, sehingga memungkinkan konsumen untuk melipatgandakan pembeliannya terhadap produk yang ditawarkan, yang pada gilirannya mendatangkan keuntungan bagi perusahaan. Keberhasilan memasarkan produk, dengan sendirinya diharapkan dapat menjamin kehidupan serta menjaga kestabilan kegiatan-kegiatan operasional perusahaan. Keberhasilan suatu perusahaan dalam mengadakan hubungan dengan pembeli (konsumen) sangat ditentukan oleh keberhasilan usaha-usaha di bidang pemasarannya. Keberhasilan tersebut juga dapat ditentukan oleh ketetapan produk yang dapat memenuhi selera konsumen yang biasanya ditentukan lewat penelitian (research) sebelum produk tersebut dipasarkan. Dalam upaya untuk mencapai tujuan yang sudah ditentukan dengan mengadakan riset terhadap produk khususnya terhadap mutu, dan sasaran pasar atau pasar sasaran. Dalam hal ini sedapat mungkin usaha-usaha pemasaran yang dilakukan dapat menunjang keberhasilan kegiatan perusahaan yang berpedoman kepada hasil produk yang ditawarkan kepada konsumen, yaitu produk yang dihasilkan harus memenuhi selera konsumen.
KAJIAN PUSTAKA
Menurut
Sunarto (2003 :14) bahwa "Pemasaran berarti mengelola pasar untuk
menghasilkan pertukaran dan hubungan, dengan tujuan menciptakan nilai dan
memuaskan kebutuhan dan keinginan." Pemasaran berurusan dengan
pengidentifikasian dan pemenuhan kebutuhan manusia. Salah satu pemahaman
singkat tentang pemasaran adalah memenuhi kebutuhan dengan cara menguntungkan.
Pemasaran umumnya dipandang sebagai tugas untuk menciptakan, memperkenalkan dan
menyerahkan barang dan jasa kepada konsumen dan perusahaan.
Chandra
(2002 : 93) bahwa : “Strategi pemasaran merupakan rencana yang menjabarkan
ekspektasi perusahaan akan dampak dari berbagai aktivitas atau program
pemasaran terhadap permintaan produk atau lini produknya di pasar sasaran
tertentu”. Perusahaan dapat menggunakan dua atau lebih program pemasaran secara
bersamaan, sebab setiap jenis program (seperti periklanan, promosi penjualan,
personal selling, layanan pelanggan, atau pengembangan produk) memiliki
pengaruh yang berbeda-beda terhadap permintaan. Oleh sebab itu dibutuhkan
mekanisme yang dapat mengkoordinasi program-program pemasaran agar
program-program itu sejalan dan terintegrasi dengan sinergistik. Mekanisme ini
disebut strategi pemasaran. Umumnya peluang pemasaran terbaik diperoleh dari
upaya memperluas permintaan primer, sedangkan peluang pertumbuhan terbaik
berasal dari upaya memperluas permintaan selektif.
Menurut Sunarto (2003 : 13) bahwa bauran pemasaran (marketing mix) adalah seperangkat alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk terus-menerus mencapai tujuan pemasarannya di pasar sasaran. Marketing mix adalah kombinasi variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran, variabel mana dapat dikendalikan oleh perusahaan untuk mempengaruhi reaksi para pembeli atau konsumen. Jadi marketing mix terdiri dari himpunan variabel yang dapat dikendalikan dan digunakan oleh perusahaan untuk mempengaruhi tanggapan konsumen dalam pasar sasarannya. Variabel atau kegiatan tersebut perlu dikombinasikan dan dikoordinasikan oleh perusahaan seefektif mungkin dalam melakukan tugas atau kegiatan pemasarannya. Dengan demikian, perusahaan tidak hanya sekedar memiliki kombinasi kegiatan yang terbaik saja, akan tetapi dapat mengkoordinasikan berbagai variabel marketing mix tersebut untuk melaksanakan program pemasaran secara efektif.
METODE PENELITIAN
Lokasi
dan Waktu Penelitian
Penelitian
ini dilakukan pada toko Buccheri Medan Mall berlokasi di Jalan M.T. Haryono No
8 Medan, dengan pertimbangan bahwa data dan informasi yang dibutuhkan penulis
mudah diperoleh serta sangat relevan dengan pokok permasalahan yang menjadi
obyek penelitian. Sedangkan waktu yang digunakan selama melakukan penelitian
kurang lebih satu bulan mulai dari bulan November 2025 sampai dengan bulan
Januari tahun 2026.
Jenis dan Sumber
a. Jenis
Data
1) Data kualitatif yaitu
data atau informasi dalam bentuk tertulis,lisan dan sejenisnya mengenai
strategi pemasaran pada perusahaan toko buccheri Medan Mall
2) Data
kuantitatif adalah data mengenai penjualan sepatu dan tas dan nilai penjualan.
b. Sumber
Data
Data
Primer data yang diperoleh secara langsung dari perusahaan, melalui wawancara
dengan pimpinan toko atau perusahaan, kepala bagian pemasaran, dan karyawan
yang berhubungan dengan masalah yang dibahas.
Metode Pengumpulan Data
Dalam
penulisan ini, metode pengumpulan data yang penulis tempuh adalah sebagai
berikut:
1. Observasi Dalam
penelitian ini untuk mendapatkan data yang dibutuhkan, penulis melakukan
pengamatan secara langsung.
2. Wawancara Dalam penelitian
ini, penulis juga melakukan wawancara langsung dengan pimpinan toko atau
perusahaan, bagian administrasi dan bagian pemasaran serta beberapa orang
karyawan.
Analisis Data
Pengukuran variabel-variabel yang terdapat dalam model analisis penelitian ini bersumber dari jawaban atas pertanyaan yang terdapat dalam angket. Karena semua jawaban tersebut bersifat kualitatif sehingga dalam analisa sifat kualitatif tersebut di beri nilai agar menjadi data kuantitatif. Penentuan nilai jawaban untuk setiap pertanyaan di gunakan metode Skala Likert.
HASIL DAN PEMBAHASAN
1.
Tanggapan
responden tentang desain dari prodak buccheri Medan Mall. Yang menyatakan
sangat setuju desain dari prodak buccheri menarik sebanyak 34 responden atau
34% , dan selanjutnya berdasarkan tanggapan responden yang menyatakan setuju
desain dari prodak buccheri menarik sebanyak 43 responden atau 43%, sebanyak 12
responden atau 12% menyatakan netral atas desain dari prodak buccheri, kemudian
yang menyatakan tidak setuju dengan desain prodak buccheri baik sebanyak 6
responden atau 6%, dan dari pertanyaan terakhir dari desain prodak buccheri
menyatakan sangat tidak setuju desain prodak buccheri menarik,dan terbukti dari
hasil koesioner sebanyak 5 responden atau 5% . Oleh karna itu pihak manajemen
Buccheri harus melakukan perbaikan, dan ini didukung oleh pernyataan pada
wawancara singkat dari supervisor Buccheri, sudah menjadi keharusan pihak
Buccheri terus menerus melakukan perbaikan dalam masalah desain maupun dalam
hal lainnya.
2.
Tanggapan
responden seputaran dari kualitas dari produk Buccheri yang berada pada
BUCCHERI Medan Mall. Dari 100 responden yang menyatakan sangat setuju kualitas
produk Buccheri baik sebanyak 38 responden atau sebesar 38%, dan yang
menyatakan sejutu kualitas dari produk Buccheri baik sebanyak 41 responden atau
sebesar 41%, kemudian yang menyatakan netral atas pertanyaan dari kualitas
produk Buccheri baik sebesar 12 responden atau 12%, selanjutnya yang menyatakan
tidak setuju kualitas produk Buccheri baik sebanyak 7 responden atau sebesar
12% dan yang terakhir berdasarkan pertanyaan kualitas produk Buccheri baik
sebanyak 2 responden atau sebesar 2% menyatakan sangat tidak setuju. Dari
pernyataan responden diatas dapat disimpulkan bahwa kualitas dari produk Buccheri
baik karna didukung oleh sebesar 77 responden atau 77% menjawab setuju dan
sangat setuju produk Buccheri mempunyai kualitas baik dalam pandangan
responden.
3.
Tanggapan
responden seputar tentang keragaman prodak buccheri di Medan Mall, diketahui
bahwa responden yang menyatakan sangat setuju yaitu sebanyak 35 responden atau
35%, setuju sebanyak 43 orang atau 43%, yang menyatakan netral sebanyak 17
responden atau 17% dan yang menyatakan tidak setuju sebanyak 3 responden atau
3% dan yang terakhir yang menyatakan sangat tidak setuju tentang keragaman
produk Buccheri sebanyak 2 responden atau 2%. Oleh karna itu pihak Buccheri
seharusnya lebih meningkatkan keragaman dari produk Buccheri sehingga
memberikan banyak pilihan kepada konsumen.
4. Tanggapan responden mengenai garansi prodak buccheri Medan Mall, bahwasanya dari 100 responden yang menyatakan garansi produk Buccheri baik atau yang menyatakan sangat setuju sebanyak 39 responden atau 39% kemudian yang menyatakan setuju sebanyak 31 responden atau 31%, yang menyatakan netral sebanyak 13 responden atau 13% selanjutnya yang menyatakan tidak setuju 11 responden atau 11% dan yang sangat tidak setuju sebanyak 6 responden atau 6%. Dari penjelasan diatas tentu saja banyak pernyataan yang bervariasi dari responden, namun pada dasarnya garansi yang diberikan baik, terbukti dari pernyataan responden yang menyatakan setuju dan sangat setuju sebesar 70 responden atau kata lain sebesar 70% dari skala 100 responden yang di teliti Penelitian diatas atau penjelasan diatas didukung oleh pernyataan dari suvervisor buccheri Medan Mall lewat sebuah wawancara yang menyatakan, garansi adalah suatu hal yang sangat penting dalam suatu produk, yang mana akan menimbulkan rasa aman pada konsumen yang mengenakan produk tersebut, meski pada prakteknya sangat sedikit konsumen yang datang dan menuntut garansi yang diberikan.
SIMPULAN
1.
Dari
variabel produk ditemukan bahwa untuk pertanyaan mengenai Produk-produk yang
ditawarkan oleh Buccheri diketahui bahwa sebanyak 37 orang atau sebesar 37,0%
reponden menjawab sangat setuju, 40 orang atau sebesar 40,0 % menjawab setuju,
sebanyak 14 orang atau sebesar 14,0 % menyatakan netral, sebanyak 7 orang atau
sebesar 7,0 % responden menjawab tidak setuju dan sebanyak 4 orang atau sebesar
4,0 % responden menyatakan sangat tidak setuju.dari hasil yang diatas dapat di
ketahui prodak buccheri mendapatkan respon yang baik dari para konsumen yang
dijadikan sampel dalam penelitian ini.
2.
Dari
penelitian variabel harga diketahui bahwa untuk pertanyaan mengenai harga dapat
dijelaskan bahwa sebanyak 44 orang atau sebesar 44,0% reponden menjawab sangat
setuju, 30 orang atau sebesar 30,0 % menjawab setuju, sebanyak 15 orang atau
sebesar 15,0 % menyatakan netral, sebanyak 8 orang atau sebesar 8,0 % responden
menjawab tidak setuju dan sebanyak 4 orang atau sebesar 4,0 % responden
menyatakan sangat tidak setuju. Dengan demikian harga yang ditawarkan pihak
manajemen sudah baik,dapat dilihat dari jawaban responden sebesar 74 responden
yang setuju dan sangat setuju.
3.
Dari
pengamatan atau penelitian mengenai variabel promosi, dapat dijelaskan bahwa
sebanyak 42 orang atau sebesar 42,0% reponden menjawab sangat setuju, 29 orang
atau sebesar 29,0 % menjawab setuju, sebanyak 16 orang atau sebesar 16,0 %
menyatakan netral, sebanyak 9 orang atau sebesar 9,0 % responden menjawab tidak
setuju dan sebanyak 4 orang atau sebesar 4,0 % responden menyatakan sangat
tidak setuju. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa rata-rata responden
menjawab sangat setuju dan setuju dengan persentase sebesar 71,0 %. Dapat
disimpulkan bahwa promosi yang dilakukan oleh pihah buccheri sudah baik,
terbukti dari responden yang setuju dan sangat setuju sebesar 71 responden atau
71%.
4.
Mengenai
variabel tempat, dapat disimpulkan bahwa sebanyak 40 orang atau sebesar 40,0%
reponden menjawab sangat setuju, 34 orang atau sebesar 34,0 % menjawab setuju,
sebanyak 15 orang atau sebesar 15,0 % menyatakan netral, sebanyak 9 orang atau
sebesar 9,0 % responden menjawab tidak setuju dan sebanyak 3 orang atau sebesar
3,0 % responden menyatakan sangat tidak setuju. Dengan demikian dapat
disimpulkan bahwa rata-rata responden menjawab sangat setuju dan setuju dengan
persentase sebesar 74,0%. Tentunya ini menunjukkan indikasi respon yang baik
dari para responden mengenai tempat yang di teliti dalam penelitian ini.
REFERENSI
Assauri, S. (2008). Manajemen pemasaran (Cetakan ke-8). Raja
Grafindo Persada.
Chandra, G. (2002). Strategi dan program pemasaran (Edisi pertama,
cetakan pertama). Andi Offset.
Firdaus, M. (2008). Manajemen agribisnis (Edisi pertama, cetakan
pertama). Bumi Aksara.
Gitosudarmo, I. (2008). Manajemen pemasaran (Edisi pertama,
cetakan keempat). BPFE Yogyakarta.
Kotler, P., & Armstrong, G. (2004). Manajemen pemasaran (Edisi
revisi). Erlangga.
Rahman, A. (2010). Strategi dasyat marketing mix for small business
(Edisi pertama, cetakan pertama). Transmedia.
Subagyo, A. (2010). Marketing in business (Edisi pertama, cetakan
pertama). Mitra Kencana Media.
Tjiptono, F. (2008). Strategi pemasaran (Edisi ketiga). Andi.
No comments
Post a Comment