Monday, September 21, 2026

Sistem Informasi Pengelolaan Bank Sampah Yayasan Sampah Amal Nusantara Menggunakan Metode Rapid Application Development


Information System for Managing the Sampah Amal Nusantara Foundation’s Waste Bank Using the Rapid Application Development Method

 Sistem Informasi Pengelolaan Bank Sampah Yayasan Sampah Amal Nusantara Menggunakan Metode Rapid Application Development | Darussalam | Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Ardiansyah Darussalam1, Gusmelia Testiana2, Muhammad Leandry Dalafranka3

1,2,3Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Email: 1Ardiansyahdarussalam07@gmail.com,  2Gusmeliatestiana_UIN@radenfatah.ac.id, 3Leandry_UIN@radenfatah.ac.id  

   

ABSTRAK

Yayasan Sampah Amal Nusantara (SPAN) menghadapi kendala dalam pengelolaan bank sampah akibat belum adanya sistem informasi terintegrasi untuk data lokasi penjemputan, jenis sampah, dan pencatatan transaksi saldo. Kondisi ini menyebabkan proses pengelolaan menjadi kurang optimal dan memperlambat layanan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan membangun Sistem Informasi Pengelolaan Bank Sampah menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) agar sistem dapat dikembangkan dengan cepat dan sesuai kebutuhan pengguna. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka, sedangkan pengembangan sistem menerapkan tiga fase RAD, yaitu requirement planning, RAD design workshop, dan implementasi. Sistem dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework Laravel dan basis data MySQL, serta diuji menggunakan metode Black Box Testing. Hasil pengujian menunjukkan seluruh fungsi utama sistem, meliputi manajemen data nasabah, pengelolaan transaksi, dan pelaporan, berjalan sesuai kebutuhan. Sistem yang dikembangkan menyediakan akses data pengelolaan sampah dan transaksi secara lebih terstruktur, sehingga meningkatkan akurasi, transparansi, dan efektivitas operasional SPAN sekaligus mendukung upaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Kata Kunci: Sistem Informasi, Rapid Application Development, Bank Sampah

ABSTRACT

Yayasan Sampah Amal Nusantara (SPAN) faces challenges in managing its waste bank due to the absence of an integrated information system for handling data related to waste pickup locations, waste types, and transaction balance records. This study aims to develop a Waste Bank Management Information System using the Rapid Application Development (RAD) method to enable fast and user-centered system development. Data were collected through observation, interviews, documentation, and literature study, while system development followed three RAD phases: requirement planning, RAD design workshop, and implementation. The system was built using PHP with the Laravel framework and a MySQL database, and evaluated using Black Box Testing. The results show that all core functions, including customer data management, transaction processing, and reporting, operate as intended. The developed system provides more structured access to waste management and transaction data, improving the accuracy, transparency, and operational effectiveness of SPAN while supporting sustainable waste management efforts.

Keywords: Information Systems, Rapid Application Development, Waste Bank

 

Article Info

Received date: 20 August 2026                                Revised date: 28 August 2026                             Accepted date: 17 September 2026

 

PENDAHULUAN

Perkembangan teknologi informasi saat ini memberikan kemudahan bagi berbagai lembaga dan institusi dalam menjalankan operasionalnya. Peran teknologi informasi dan sistem informasi yang handal tidak lagi diragukan dalam menunjang kemampuan suatu unit usaha maupun organisasi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja. Salah satu bidang yang dapat memanfaatkan sistem informasi berbasis komputer adalah pengelolaan bank sampah.

Bank sampah merupakan lembaga ekonomi yang menggunakan sampah sebagai alat transaksi, dengan fokus utama pada pengelolaan sampah sebagai solusi alternatif dalam mengurangi limbah sekaligus menciptakan nilai ekonomi dari sampah. Di dalam bank sampah, sampah yang diterima disortir berdasarkan jenisnya, dicatat administrasinya, dan dikonversi menjadi saldo tabungan bagi nasabah.

Yayasan Sampah Amal Nusantara (SPAN) adalah yayasan yang bergerak di bidang sosial, pendidikan, dan agama yang berfokus pada pengelolaan sampah organik dan anorganik agar bernilai ekonomis, dengan cakupan mitra hingga 18 kecamatan dan 107 kelurahan di Kota Palembang. Dalam praktiknya, proses pengelolaan data di SPAN masih dilakukan secara manual, sehingga menimbulkan berbagai kendala, di antaranya kesulitan mencatat lokasi penjemputan sampah, jenis sampah yang tidak tercatat dengan baik, ketidakakuratan pembukuan transaksi saldo, risiko kehilangan atau kerusakan data, serta kesulitan dalam memantau kinerja driver dan biaya operasional. Kondisi ini menyulitkan SPAN dalam mengambil keputusan secara efektif dan mengevaluasi efektivitas program yang telah dijalankan.

Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Sistem Informasi Pengelolaan Bank Sampah pada Yayasan Sampah Amal Nusantara menggunakan metode Rapid Application Development (RAD). Metode RAD dipilih karena menekankan kecepatan dan fleksibilitas pengembangan melalui pendekatan iteratif dan prototipe, sehingga sesuai dengan kebutuhan pengembangan sistem yang cepat dan berorientasi pada kebutuhan pengguna. Sistem yang dihasilkan diharapkan dapat mempermudah pengelolaan data nasabah, pencatatan transaksi, dan penyusunan laporan secara lebih efektif, efisien, terstruktur, dan transparan.

 

METODE PENELITIAN

Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D), karena bertujuan menghasilkan produk berupa sistem informasi sekaligus menguji keefektifannya. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2024 hingga Agustus 2025, bertempat di Komar Forest Gandus Palembang, salah satu cabang SPAN.

Pengumpulan data dilakukan melalui empat teknik, yaitu: (1) observasi terhadap alur proses bank sampah SPAN; (2) wawancara langsung dengan ketua yayasan mengenai permasalahan yang dihadapi; (3) dokumentasi berupa data harga sampah dan SOP; serta (4) studi pustaka terhadap jurnal, buku, dan dokumen terkait metode RAD dan sistem informasi bank sampah.

Sistem dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework Laravel 7 dan Bootstrap, basis data MySQL (XAMPP), serta pemodelan menggunakan UML dan Data Modeler. Pengembangan sistem mengikuti tiga fase metode RAD:

a.     Requirement Planning (Perencanaan Syarat-Syarat): peneliti mengidentifikasi kebutuhan dan permasalahan secara langsung bersama pengelola bank sampah SPAN. Pada tahap ini disepakati fitur utama sistem, yaitu manajemen driver, tabungan sampah, saldo sampah, jenis sampah organik dan anorganik, data nasabah, dan pengambilan sampah.

b.    RAD Design Workshop: peneliti merancang gambaran desain sistem (use case diagram, activity diagram, dan class diagram) yang dipresentasikan dan diperbaiki secara iteratif hingga disetujui oleh pihak yayasan.

c.     Implementasi: hasil desain diimplementasikan ke dalam pemrograman berbasis framework Laravel, kemudian dilakukan pengujian sistem menggunakan metode Black Box Testing, yaitu pengujian yang berfokus pada fungsionalitas sistem dari sisi pengguna tanpa memeriksa struktur kode secara internal.

 

HASIL DAN PEMBAHASAN

Hasil Perancangan Sistem

Sistem Informasi Pengelolaan Bank Sampah SPAN berhasil dirancang dan dibangun menggunakan metode RAD dengan fitur utama sebagai berikut:

1.    Manajemen Data Nasabah: memfasilitasi pendaftaran, pengelolaan profil, dan pelacakan riwayat transaksi nasabah.

2.    Pengelolaan Data Transaksi: merekam setoran sampah, konversi saldo tabungan, dan penarikan saldo dengan perhitungan yang akurat.

3.    Pelaporan: otomatisasi pembuatan laporan keuangan dan statistik volume sampah dalam format yang mudah dipahami.

4.    Antarmuka Pengguna: sistem berbasis web dengan desain sederhana, responsif, dan mudah digunakan oleh operator yayasan.

Alur Proses Bisnis

Alur layanan bank sampah dimulai ketika warga mendaftar sebagai nasabah, kemudian menyetorkan sampah anorganik yang telah dipilah ke lokasi bank sampah. Petugas menimbang sampah yang disetorkan, mencatat hasil penimbangan ke dalam sistem, dan menghitung nilai ekonominya untuk ditambahkan ke saldo tabungan nasabah. Nasabah dapat mengajukan penarikan saldo yang kemudian diverifikasi oleh admin sebelum dana diserahkan. Seluruh proses ini tercatat secara terkomputerisasi sehingga meningkatkan transparansi dan akuntabilitas layanan.

Perancangan Sistem

Sistem memiliki empat aktor utama dengan hak akses berbeda, yaitu Admin (mengelola seluruh data nasabah, driver, transaksi, dan akun), Staff (membantu operasional transaksi dan pengambilan sampah), Users/Nasabah (mengajukan transaksi, memantau saldo dan status pengambilan sampah), serta Driver (melakukan pengambilan sampah dan melihat data tugasnya). Perancangan sistem dituangkan ke dalam use case diagram, activity diagram (registrasi, login, pengelolaan sampah, pengelolaan nasabah dan driver, pengajuan pengambilan sampah, serta penarikan saldo), dan class diagram sebagai dasar pengembangan basis data dan antarmuka sistem. Gambaran interaksi antar aktor dengan fungsi-fungsi sistem ditunjukkan pada Gambar 1.

Gambar 1. Use Case Diagram Sistem

Rancangan Proses dan Antarmuka Login

Proses login dirancang agar dapat diakses oleh empat jenis pengguna, yaitu admin, staff, driver, dan user/nasabah, melalui satu halaman login yang sama. Pengguna memasukkan kredensial (username/email dan password), yang kemudian diverifikasi sistem terhadap data pada basis data. Apabila kredensial sesuai, sistem menampilkan notifikasi berhasil dan mengarahkan pengguna ke halaman menu utama sesuai hak aksesnya; apabila tidak sesuai, sistem menampilkan notifikasi gagal dan meminta pengguna memasukkan ulang data. Alur proses ini digambarkan pada activity diagram login (Gambar 2), sedangkan rancangan antarmukanya digambarkan pada Gambar 3.

Gambar 2. Activity Diagram Login

Gambar 3. Rancangan Antarmuka Halaman Login

Implementasi Sistem

Hasil rancangan diimplementasikan ke dalam sistem berbasis web menggunakan framework Laravel. Sebagai gambaran hasil implementasi, Gambar 4 menunjukkan tampilan dashboard admin yang telah berjalan, yang menyajikan ringkasan data transaksi sampah, jumlah nasabah dan driver, serta grafik statistik pengelolaan sampah secara harian dan bulanan.

Gambar 4. Implementasi Halaman Dashboard Admin

Hasil Pengujian Black Box

Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Black Box Testing terhadap seluruh fungsi utama sistem secara komprehensif untuk menilai kesesuaian sistem dengan kebutuhan pengguna. Hasil pengujian disajikan pada Tabel 1.

Tabel 1. Hasil Pengujian Black Box

Fungsi yang Diuji

Cara Pengujian

Hasil

Form Login Super Admin

Mengisi email dan kata sandi

Berhasil

Form Login User Admin

Mengisi email dan kata sandi

Berhasil

Form Login User

Mengisi email dan kata sandi

Berhasil

Input data sampah

Mengisi data sampah

Berhasil

Input data pengajuan sampah

Mengisi data pengajuan

Berhasil

Edit data pengajuan sampah

Mengedit data sampah

Berhasil

Merespon pengajuan sampah

Memvalidasi proses pengajuan sampah

Berhasil

Hapus dan edit data pengajuan sampah

Melakukan proses edit data dan hapus

Berhasil

Lihat data sampah dan download laporan

Mendownload data sampah

Berhasil

Transaksi saldo

Melihat dan menarik saldo

Berhasil

 

Berdasarkan hasil pengujian pada Tabel 1, seluruh fungsi yang diuji—mulai dari autentikasi pengguna, pengelolaan data sampah dan pengajuan, hingga transaksi saldo dan pelaporan—berjalan dengan status “Berhasil”. Hal ini menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan telah memenuhi kebutuhan fungsional yang dirumuskan pada tahap requirement planning.

Pembahasan

Penerapan metode RAD dalam penelitian ini terbukti mempercepat proses pengembangan sistem melalui pendekatan iteratif dan keterlibatan langsung pengelola SPAN dalam setiap tahap perancangan. Dibandingkan dengan sistem pembukuan manual sebelumnya, sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan akurasi pencatatan data, mempercepat proses pengolahan transaksi, serta menyediakan akses informasi secara real-time bagi admin, staf, driver, maupun nasabah. Sistem ini juga mendukung transparansi pengelolaan saldo dan pelaporan keuangan, sehingga membantu SPAN dalam mengevaluasi efektivitas program pengelolaan sampah yang telah dijalankan.

 

SIMPULAN

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa Sistem Informasi Pengelolaan Bank Sampah Yayasan Sampah Amal Nusantara berhasil dibangun menggunakan metode Rapid Application Development (RAD). Sistem ini membantu pengelolaan data nasabah, data sampah, transaksi setoran dan penarikan saldo, serta pembuatan laporan secara terkomputerisasi, sehingga meminimalisir kesalahan pencatatan dan mempercepat proses pengolahan data. Hasil pengujian Black Box menunjukkan seluruh fungsi utama sistem berjalan sesuai kebutuhan. Dengan adanya sistem ini, proses operasional SPAN diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengembangkan fitur keamanan data (enkripsi dan pencadangan rutin), integrasi platform edukasi pengelolaan sampah bagi masyarakat, serta pelatihan pengguna guna mendukung transisi dari sistem manual ke sistem digital secara menyeluruh.

 

REFERENSI

Afiifah, K., Azzahra, Z. F., & Anggoro, A. D. (2022). Analisis teknik entity-relationship diagram dalam perancangan database: Sebuah literature review. Intech, 3(2), 18–22. https://doi.org/10.54895/intech.v3i2.1682

Fachri, B., Rizal, C., Supiyandi, Hariyanto, E., & Wijaya, R. F. (2023). Penerapan metode RAD pada sistem informasi pengelolaan bank sampah. Escaf, 1079–1086.

Kendall, K. E., & Kendall, J. E. (2011). Systems analysis & design. [Penerbit tidak dicantumkan].

Muhammad Wahyu Oktiyawan, Fenando, & Dalafranka, M. L. (2023). Sistem informasi bank sampah menggunakan metode RAD dan framework Laravel. Jurnal Fasilkom, 13(2), 251–258. https://doi.org/10.37859/jf.v13i02.4982

Muhardono, A., Susilo, D., Sahara Fitri, N. R., & Khasanah, M. (2023). Sistem informasi bank sampah berbasis web untuk manajemen pengelolaan sampah di Desa Sumurjomblangbogo Kabupaten Pekalongan. G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, 7(4), 1540–1549. https://doi.org/10.33379/gtech.v7i4.3248

Rosa, A. S., & Shalahuddin, M. (2018). Rekayasa perangkat lunak. Informatika Bandung.

Shentika, P. A. (2016). Pengelolaan bank sampah di Kota Probolinggo. Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan, 8(1), 92–100. https://doi.org/10.17977/um002v8i12016p092

Subianto. (2020). Penerapan metode rapid application development dalam perancangan sistem informasi pendataan. Jurnal Infokam, 16(1), 46–55.

 

No comments:

Post a Comment